Rabu, 16 November 2011

Karir dan Keluarga

Wah sudah tidak terasa bulan desember 2011 sudah mendekat, akhir tahun pun semakin dekat..tak terasa juga saya sudah tidak menulis sudah lama. Rindu rasanya :) ingin mencurahkan isi hati hehehe..


Bagi seorang pekerja/wiraswasta karir merupakan unjung tombak mempertahankan kehidupan dan menjadi yang paling berhasil sesuai bidangnya. Penunjang karir agar supaya bisa maju salah satunya kemauan untuk berhasil, karena tanpa kemauan yang tinggi otomatis karir-nya tidak akan significan hasilnya. Selain itu juga ada masalah pendidikan, dimana pendidikan juga menjadi salah satu penunjang karir agar tetap maju.

Namun tatkala ketika karir dihadapkan dengan kebutuhan/persoalan keluarga, maka orang tersebut akan menghadapi dilema yang cukup luar biasa. Satu sisi kita dituntut profesional dalam karir satu sisi kita dihadapkan dengan satu keluarga yang perlu perhatian 'extra' dikarenakan suatu hal. Memang tidak dipungkiri setiap individu memiliki permasalahan dalam karir dan keluarga, terkadang kita dihadapkan dengan suatu prioritas dalam hidup.

Karir bisa dibangun kembali di kemudian hari, namun ketika keluarga kita 'jatuh' karena kita terlalu sibuk dengan karir apakah kita bisa membangunnya kembali ? ; Karir menunjang kehidupan tapi keluarga adalah 'suplemen' kehidupan, tanpa 'suplemen' itu akan sangat sulit kita menata kehidupan kita.

Sekian dulu ya curhat-an hati saya ;)..nanti saya lanjutkan kembali.




Selasa, 23 Agustus 2011

DOA

Kita pastinya sering mendengar kata ini, dan mungkin sudah menjadi bagian dari kehidupan rohani kita semua. Namun dibalik doa, banyak tersimpan 'rahasia' yang mungkin hanya kita dan DIA yang mengetahuinya.

Doa bagi sebagian orang baru dipanjatkan ketika sedang terhimpit masalah dan butuh penyelesaian secepatnya, apa kita termasuk di dalamnya ?? Mudah2an tidak :)..; Namun sadar atau tidak terkadang doa juga dipakai orang untuk 'memerintahNya', padahal Dia yang mengatur segala sesuatunya dan bukan kita.

Dulu saya berpikir, kalau kita berdoa kepadaNya harus sesuai dengan kemauan kita dan hasilnya harus baik, jika tidak baik ada suatu ganjalan di hati..KENAPA ???...Lama kelamaan saya baru mengerti, doa itu merupakan komunikasi dua arah antara kita dan Bapa, seperti anak dan ayahnya. Dimana Bapa tahu apa yang diperlukan oleh anakNya dan sebaiknya anak juga memahami posisinya. 

Sehingga ketika kita berdoa janganlah kita memaksakan apa yang menjadi keinginan kita, namun seperti ketika Yesus berdoa  ..tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki (Mrk 14:36)

Jika ini berjalan dengan baik, maka hubungan kita denganNya melalui doa akan berjalan dengan baik


Tuhan Memberkati



Kamis, 21 Juli 2011

Godaan Saat Sedang Sukses

Bacaan : Kejadian 39:1-7

Saat kita sedang berada di puncak karir atau kesuksesan, ada saatnya kita tergoda dengan sesuatu atau digoda dengan sesuatu. Sama seperti Yusuf di dalam bacaan diatas ia digoda oleh istri Potifar dikala posisinya sedang dalam puncak kesuksesan. Jika kita dalam posisi seperti itu apa yang kita lakukan, sangat mungkin untuk tergiur dengan 'rayuan-nya'.

Bagi kita yang sudah berkeluarga dan takut akan Tuhan, komunikasi dengan pasangan dan Tuhan adalah kunci dimana kita dapat terhindar dari godaan, karena dengan komunikasi setiap langkah kita pasti akan lebih terarah walaupun kadang-kadang pernah ber'belok' sedikit itu adalah suatu hal yang wajar sebagai proses pembentukan kita sebagai anak yang dikasihi-Nya.

Rabu, 20 Juli 2011

Kepahitan Hidup

Bacaan : Ruth 1:1-22

Dalam bacaan tersebut, saya teringat ketika kita sedang mengambil keputusan kadang terbawa emosi sesaat tanpa mempertimbangkannya dengan Tuhan dan membicarakannya terlebih dahulu. Di sini sikap Naomi memang berdasarkan keputusan sesaat dan berakhir menjadi tidak baik baginya. Namun saya melihatnya sikap yang luar biasa walaupun pernah ter'sesat' namun ia kembali juga kepadaNya dan belajar dari apa yang sudah terjadi serta tidak menyesali apa yang sudah terjadi.

Sikap Naomi itu luar biasa, banyak dari kita mungkin pernah salah langkah dan tidak mau kembali ke jalanNya bahkan menyalahkan Dia. Semua yang kita jalani saat ini adalah suatu proses kehidupan dimana salah jalan adalah suatu hal yang wajar sebagai kita manusia namun untuk menghindari salah langkah yang lebih besar dekatkanlah diri kita denganNya slalu serta ikutkan Tuhan dalam setiap keputusan yang kita ambil.

Salam,
Krisma

Kamis, 14 Juli 2011

Kekosongan Hati

Memang dengan kedekatan denganNya kita akan kembali ter'isi' kembali, tapi suatu saat kita 'kosong' lagi. Padahal kita sudah melakukan hal2 yang berguna bagi orang lain dan mendekatkan denganNya menerus, namun mungkinkah hal itu secara tidak sadar menjadikannya sebuah rutinitas sehingga hati kita serasa kosong kembali ?

Beberapa waktu yang lalu saya menanyakan hal ini kepada rekan milist dan mereka responnya cukup baik dan menguatkan sekali :), karena memang setiap kita ada kalanya dalam kegiatan yang sudah rutin dilakukan suatu saat tertentu  mungkin akan menjadi rutinitas dan kadang bisa menjadi suatu kejenuhan sehingga kehilangan makna.

Rekan2 lain mungkin pernah mengalami juga bahkan termasuk saya juga mengalami, ada hal yang bisa saya petik dari rekan2 bahwa hanya kepadaNya lah kita berseru (Mazmur 145:18)dan berteduh serta memulainya kembali dari awal sehingga kekosongan tersebut menjadi terisi. Namun memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, semua butuh proses dan kita harus menghargai proses tersebut dan jangan pernah menyerah

 
“ Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Matius 11:28).



Mungkin ada rekan2 yang lain yang disini bisa sharing ? Silahkan komentarnya..


GBU,
Krisma

Perumpamaan

 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Tidakkah kamu mengerti perumpamaan ini? Kalau demikian bagaimana kamu dapat memahami semua perumpamaan yang lain? Mar 4:13

Banyak sekali perumpaan yang ada di dalam firmanNya khususnya dalam perjanjian baru, karena Ia mengajar dengan berbagai perumpamaan kepada kita. Saya yang membaca ini juga seperti ter'tampar' dan memikirkan bagaimana ya orang lain yang belum menerimaNya ? Karena kita pun yang sudah menerimaNya terkadang sulit memahami. Maka sebelum membaca firman-Nya ada baiknya kita berdoa minta tuntunanNya agar dapat memahami berbagai perumpamaan yang ada serta menjadikan 'buah'-nya bagi orang lain yang sulit memahami..


Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya. Mat 21:22

Jumat, 14 Januari 2011

Kerinduan Beribadah

Ketika rutinitas pekerjaan memaksa kita bekerja hingga 24/7 seminggu, hingga terkadang kita lupa mengisi roh kita dengan komunikasi dengan-Nya. Apakah kita baru merindukan Tuhan dikala waktu senggang saja ?? Saya rasa tidak, namun itu kebanyakan yang terjadi di tengah kesibukan orang di kota besar.

Saya teringat ada firman Tuhan berkata,  "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" (Mat 6:33); Mengapa kita harus mencari kerajaanNya dahulu ? Kenapa tidak kita langsung melakukan kegiatan yang kita lakukan setiap harinya ?..Dulu ini merupakan satu pertanyaan besar buat saya, namun saat ini hal tersebut sudah menjadi acuan saya dalam berkatifitas, artinya setiap kali pagi sebelum beraktifitas ada kalanya kami (saya dan istri) membaca firman atau pun berdoa, jika tidak sempat dan terlalu letih kita mendengarkan lagu-lagu rohani atau sekedar mengucapkan trima kasih Tuhan atas hari ini. Memang terkadang kami lupa akan hal2 tersebut :p, maklum kami juga masih manusia biasa yang masih jauh dari sempurna :), namun dengan melakukan hal-hal tersebut hari-hari yang kami jalani terasa lebih bermakna dan berisi dibanding kita lupa melakukan hal-hal tersebut.

Diluar dari hal diatas dimana kita beribadah secara personal kepada Tuhan, ada saatnya juga kita harus beribadah bersama-sama dengan saudara seiman yang lain. Lho koq masih ibadah dengan orang lain ? Apa tidak cukup kita ibadah secara personal kepadaNya di rumah atau di kamar saja misalnya ?. Mungkin ada benarnya juga hal tersebut, namun ada tidaknya juga. Saya teringat satu ayat di Ibr 10:25 dimana dalam ayat tersebut agar kita jangan menghindari pertemuan-pertemuan ibadah. Pada dasarnya adalah manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendirian, dia perlu pendamping dan keberadaan orang lain disekitarnya, Nah dengan itulah maka manusia yang sudah dilahirkan baru perlu menghadiri pertemuan-pertemuan ibadah dimana di dalam pertemuan itu sebagai sarana kita untuk saling meneguhkan, menguatkan, bahkan meringankan beban hidup kita sehari, bahkan kadang pula Tuhan berbicara di pertemuan-pertemuan itu karena Ia selalu ada di dalam pertemuan-pertemuan tersebut (Mat 18:20)

Ada pengalaman saya, pernah suatu ketika saya rindu sekali hadir di dalam persekutuan doa di suatu tempat yang sudah lama sekali saya tidak hadiri. Saya tergerak atau digerakkan luar biasa untuk bisa hadir disana, dengan yakin dan semangat saya miliki saya bisa hadir di sana walaupun sedikit telat menjelang masuk firman Tuhan. Saya sempat menangis (sssst jgn bil siapa2 ya :p ) entah kenapa, mungkin saya terlalu rindu dengan suasananya atau memang ketika menyanyi masuk firman Tuhan, nyayian itu menyentak saya luar biasa. Bahkan ketika firman dibawakan ternyata isinya adalah tidak jauh dari apa yang saya alami saat tersebut dan beberapa bulan belakangan. Ada apa ini ? Apa yang hendak Ia sampaikan ? Apakah ada yang salah dalam hidup saya . Itu pertanyaan yang masih saya simpan hingga saat ini dan suatu saat Ia pasti memeberikan jawabannya sesuai dengan waktuNya.

Janganlah kita terlalu disibukkan dengan segala aktifitas yang kita miliki sehingga kita lupa beribadah, sehingga kita baru merindukannya setelah senggang, biarlah beribadah itu menjadi suatu yang bisa membangun hidup kita lebih. Dan jangan biarkan kerinduan kita beribadah terhalang oleh segala aktifitas kita sehari-hari.

Tuhan Memberkati