Visi suatu hal yang mungkin dianggap berat oleh beberapa orang, karena visi tidak dapat dilihat namun dapat dirasakan oleh masing2 individu. Visi merupakan suatu wawasan jauh di depan dan hanya seseorang yang memiliki pandangan tajam ke depan yang mampu melihatnya.
Pernah ketika saya sedang bergabung ke dalam organisasi, saya ditanyakan visi saya apa di dalam hidup. Saya sempat tidak mengerti ketika itu karena pada saat itu knowledge saya masih sangat terbatas tentang hal tersebut, namun sekarang saya memahami kenapa setiap kita perlu visi terhadap hidup kita.
Tanpa sebuah visi di dalam hidup, maka perjalanan hidup akan menjadi datar dan biasa2 saja. Kita harus dapat melihat visi yang jauh di depan kita, tentukan apa yang kita inginkan ke depan dan perluas visi tersebut dan yakini bahwa visi tersebut pasti akan terwujud.
Visi yang sudah kita tentukan tidak akan terwujud apabila kita masih merasa bahwa kita belum mampu untuk mendapatkan visi tersebut. Jika kita berpikir demikian maka akan terjadi seperti itu, namun apabila kita berpikir sebaliknya maka semua tersebut akan benar2 terjadi.
Jangan pernah ragu akan visi yang telah anda tentukan, sama seperti ketika Walt Disney mempunyai visi membangun sebuah tempat khusus bermain dan akhirnya dia menyampaikan visi yang dia dapat kepada para ahli2 perancangan namun ketika Wahana tersebut jadi Walt Disney sudah tiada. Dihadapan podium panitia berkata sayang Walt Disney tidak dapat melihatnya, namun istrinya menginterupsi dan berkata Walt Disney sudah melihatnya sebelum wahana tersebut jadi. Dia melihat di dalam visinya bahwa hal ini pasti terwujud dan ia yakin.
Sama seperti kita yang mempunyai visi bahwa suatu hari saya pasti bisa memiliki usaha sendiri, maka kita harus yakini dan mulai memperluas wawasan akan visi yang kita akan wujudkan maka suatu saat hal tersebut pasti akan terjadi.
Pernah ketika saya sedang bergabung ke dalam organisasi, saya ditanyakan visi saya apa di dalam hidup. Saya sempat tidak mengerti ketika itu karena pada saat itu knowledge saya masih sangat terbatas tentang hal tersebut, namun sekarang saya memahami kenapa setiap kita perlu visi terhadap hidup kita.
Tanpa sebuah visi di dalam hidup, maka perjalanan hidup akan menjadi datar dan biasa2 saja. Kita harus dapat melihat visi yang jauh di depan kita, tentukan apa yang kita inginkan ke depan dan perluas visi tersebut dan yakini bahwa visi tersebut pasti akan terwujud.
Visi yang sudah kita tentukan tidak akan terwujud apabila kita masih merasa bahwa kita belum mampu untuk mendapatkan visi tersebut. Jika kita berpikir demikian maka akan terjadi seperti itu, namun apabila kita berpikir sebaliknya maka semua tersebut akan benar2 terjadi.
Jangan pernah ragu akan visi yang telah anda tentukan, sama seperti ketika Walt Disney mempunyai visi membangun sebuah tempat khusus bermain dan akhirnya dia menyampaikan visi yang dia dapat kepada para ahli2 perancangan namun ketika Wahana tersebut jadi Walt Disney sudah tiada. Dihadapan podium panitia berkata sayang Walt Disney tidak dapat melihatnya, namun istrinya menginterupsi dan berkata Walt Disney sudah melihatnya sebelum wahana tersebut jadi. Dia melihat di dalam visinya bahwa hal ini pasti terwujud dan ia yakin.
Sama seperti kita yang mempunyai visi bahwa suatu hari saya pasti bisa memiliki usaha sendiri, maka kita harus yakini dan mulai memperluas wawasan akan visi yang kita akan wujudkan maka suatu saat hal tersebut pasti akan terjadi.
0 komentar:
Poskan Komentar